Jumat, 29 November 2013

Perceraian Mengubah Segalanya

Disetiap pertemuan pasti ada perpisahan, tapi bukan perpisahan seperti inilah yg aku mau. Mungkin ini memang takdir Tuhan untuk memisahkan mereka, tapi apakah Tuhan setega ini memberikan sebuah ujian yg sulit untuk ku ?. Jujur, aku sedih mengetahui kenyataan ini, aku tak tahu apa yg harus aku lakukan.

Paragraf diatas merupakan pertanyaan sering kali mereka (yg mengalami hal serupa) tanyakan pada diri mereka sendiri. Apakah mereka tidak berfikir dampak akan perceraian mereka ?Seegois itukah mereka tega menghancurkan indahnya sebuah hubungan keluarga ?ini yg akan gua bahasa kali ini.

Memang sangat menyedihkan untuk siapapun yg pernah merasakannnya. Ini merupakan hal yg sulit diterima bagi mereka yg dulunya amat sangat erat dengan keluarga, dan ini sangat berbeda dengan mereka yg kehilangan/berpisah dengan orang tuanya karena meninggal. Mereka yg kehilangan/berpisah dengan anggota keluarganya  karena meninggal mereka lebih bisa berfikir logis, ini semua sudah kehendak Tuhan. Apakah sama dengan mereka yg berpisah karena perceraian ?Tidak jawabannya. 

Mereka yg bercerai, tidakkah mereka berfikir untuk melihat masa depan anak anaknya kelak ?Apalagi mereka yg masih mempunyai anak kecil. Mereka yg biasa bersama sama dengan Ibu/Ayahnya tidak bisa lagi melihat mereka saat mereka terbangun dari tidur lelapnya. Mereka yg biasa bermain, bercanda bersama Adik/Kakaknya tidak lagi bisa melihat senyum manisnya saat bermain bersama. Semua akan berubah karena perceraian.

Ketika mereka besar nanti tanpa bimbingan dan nasihat dari kedua orang tua ini, mau jadi apakah mereka ?Banyak dampak pada anak anak mereka karena perceraian. Dari yg tadinya tidak merokok jadi merokok, dari yg tadinya tidak mabuk jadi pemabuk dan seterusnya. Itu merupakan dampak yg terjadi akibat sebuah perceraian, apalagi saat ia beranjak dewasa, saat ia masih 'labil' dalam mengambil sebuah keputusan. Bisa jadi mereka akan terjerumus dilubang yg salah.

Ya ini pun merupakan takdir dari Tuhan, tapi takdir kan bisa dirubah, apa mereka tidak mencoba untuk megubah takdirnya terlebih dahulu ?

Sulit untuk 'menghukum' siapa yg bersalah atas terjadinya perceraian ini, tapi yg jelas perceraian akan mengubah segalanya. Jadi untuk para pembaca yg berniat untuk bercerai, urungkan lah niat kalian untuk melakukan itu, karena itu semua akan berdampak kepada anak anak kalian.

Tips untuk kalian yg menjadi "korban" atas perceraian, 

  • Cobalah untuk berbicara pada kedua orang tuamu, apakah masalah tersebut masih bisa dibicarakan secara baik baik atau tidak.
  • Mencari solusi terbaik untuk mereka berdua, terutama untuk keluarga mereka.
  • Jika sudah terlambat untuk berbicara dengan mereka, buat lah sebuah perjanjian tidak akan penah memutuskan tali silaturahmi antara satu dan yg lain.
  • Usahakan bagi mereka yg mempunyai anak terutama yg mempunyai anak lebih dari satu, agar tidak memisahkan mereka. Dengan memisahkan mereka, itu akan memutus semangat mereka untuk berfikir bahwa "tidak terjadi apa apa" dalam keluarga mereka itu.
Berbahagia lah kalian yg masih memiliki keluarga yg lengkap, dengan begitu kalian masih merasakan indahnya, hangatnya, manisnya kasih sayang dari keluarga dan itulah maksud dari kalimat "Home Sweet Home". Usahakan untuk kalian jangan pernah melewatkan sedetik pun hangatnya kasih sayang kedua rang tua kalian, karena kalian akan merindukan itu jika mereka sudah tiada.

Sekian untuk postingan kali ini, semoga bermanfaat untuk kalian yg pernah merasakan hal pahit seperti ini dan untuk mereka yg berniat untuk bercerai. Grazie.

Jumat, 15 November 2013

Cinta itu soal 'MANIS' dan PAHIT'

Yap karena udah lama ga ngepost, sekarang gua mau ngepost tentang percintaan aja ya, boleh kan ? silahkan di cek:)

Bingung juga nih harus mulai darimana, yg jelas kalo kita udah ngomongin CINTA itu udah pasti berhubungan dengan rasa manis dan pahit, rasa senang dan sakit. Ya mungkin bagi sebagian orang cinta itu gaperlu pengorbanan tapi ya gaenak juga kalo namanya cinta gaada pengorbanannya, kurang 'greget' lah. Siklus dalam hal percintaan itu Suka Sukaan - Jadian - Pacaran - Putus - Menyesal - Galau. Nah Galau inilah yg banyak di rasakan oleh kawula muda saat ini. Galau itu berdampak pada banyak hal, yaitu :
  • Diem mulu
  • Lebih sensitif
  • Nangis tiada henti
  • Mengakhiri hidupnya

Hal terakhir itulah dampak paling buruk dari galau, sampai ada yg nekat untuk bunuh diri. Maka dari itu disaat kita merasakan 'MANIS' bersiaplah untuk menghadapi 'PAHIT' dan saat merasakan 'CINTA' bersiaplah kalian untuk menghadapi 'GALAU'.

Udah deh galau galauannya, sekarang Cinta Cintaannya:)
Cinta... Cinta itu satu kata beribu makna, hampir semua orang merasakan apa yg namanya cinta, dari yg muda sampai tua sekalipun. Cinta dapat merubah segalanya, dari Sifat, Perilaku, Watak seseorang sesuai apa yg diidamkan  pasangannya.

Mungkin memang saat kita Mencintai seseorang kita bisa merasakan indahnya dunia, kalo kata orang sih 'Dunia serasa milik berdua yg lain, NGONTRAK !' ya begitulah mungkin apa yg dirasakan oleh mereka yg sedang measakan Jatuh Cinta.

Mencintai dan di Cintai itu adalah 2 hal yg tidak dapat dipisahkan. Jika kita mencintai berarti pasangan kita juga harus merasa dicintai dan begitu sebaliknya. Cinta itu harus didasari dengan rasa kasih dan sayang.

Nih gua kasih tau satu masukan buat kalian yg sedang bermadu asmara. Jangan pernah menyia-nyiakan pasangan yg kalian miliki saat ini, karena penyesalan selalu datang disaat kita sudah tidak bersamanya. Cinta itu dijalani oleh dua orang, bukan satu atau tiga orang.

Sekian mungkin segitu aja, ini cuma sebatas iseng aja karena udah lama ga ngepost. Semoga bermanfaat untuk kalian kawula muda sekalian.

Follow Me on Twitter : @10aang